Tata Cara Salat Tahajud Lengkap dengan Niat, Doa, dan juga Keutamaannya, Masya Allah!

Tata Cara Salat Tahajud Lengkap dengan Niat, Doa, dan juga Keutamaannya, Masya Allah!

Tidak cuma mengerjakan salat wajib, umat Islam juga disarankan untuk jalankan salat sunah, salah satunya salat tahajud. Pada dasarnya, tata langkah salat tahajud mirip dengan salat fardu.

Hal yang membedakan sebatas ada salam tiap-tiap selesai 2 rakaat terhadap salat tahajud.

Sebelum sadar tata langkah salat Tahajud, Moms kudu sadar penjelasan tentang salat ini terlebih dulu.

Salat Tahajud atau Salat Malam (qiyamul laili), merupakan salat sunah yang tidak dulu ditinggalkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Siapa saja yang teratur mengerjakan salat tahajud, maka Allah SWT bakal permudah segala urusannya, hidupnya, dijauhkan dari kesengsaraan, kesukaran, dan kesusahan hidup, dan juga dimuliakan hidupnya.

Salat tahajud dikerjakan terhadap saat sepertiga malam terakhir, yaitu terhadap pukul 01.00, sampai memasuki saat subuh.

Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman: tata cara shalat tahajud

تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ ٱلْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ . فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Tatajāfā junụbuhum ‘anil-maḍāji’i yad’ụna rabbahum khaufaw wa ṭama’aw wa mimmā razaqnāhum yunfiqụn. Fa lā ta’lamu nafsum mā ukhfiya lahum ming qurrati a’yun, jazā`am bimā kānụ ya’malụn.

Artinya: “Lambung mereka jauh dari area tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa was-was dan harap, dan juga mereka menafkahkan apa-apa rezeki yang Kami berikan.

Tak seorang pun sadar beraneka nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan,” (QS As-Sajdah: 16-17).

Salat Tahajud mampu dikerjakan sesudah bangun tidur di malam hari. Dilansir dari Islam.nu.or.id, tidak ada batas maksimal kuantitas rakaat salah Tahajud.

Maka dari itu, sangatlah disarankan untuk jalankan salat Tahajud tiap-tiap malam meski cuma dua rakaat.

Baca Juga: Bercinta sesudah Shalat Subuh, Apakah Diperbolehkan?

Niat Salat Tahajud

Sebelum jalankan tata langkah salat tahajud, terdapat niat di dalamnya. Niat ini mampu dilafadzkan atau cuma dibacakan di di dalam hati.

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

“Ushallii sunnatan tahajjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’alla.”

Artinya: “Aku niat salat sunah tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, sebab Allah Ta’ala.”

Tata Cara Salat Tahajud Rakaat Pertama
Membaca niat
Mengucapkan takbir
Membaca doa Iftitah
Membaca surah Al-Fatihah
Membaca salah satu surah di dalam Al-Qur’an
Ruku’ dan membaca doa ruku’
I’tidal dan membaca doa i’tidal
Sujud pertama dan membaca doa sujud
Duduk di antara 2 sujud dan membaca doanya
Sujud ke-2 dan membaca doa sujud
Berdiri ulang untuk melanjutkan ke rakaat kedua
Tata Cara Salat Tahajud Rakaat Kedua
Membaca surah Al-Fatihah.
Membaca salah satu surah di dalam Alquran.
Ruku dan membaca doa rukuk.
I’tidal dan membaca doa iktidal.
Sujud pertama dan membaca doa sujud.
Duduk di antara 2 sujud dan membaca doanya.
Sujud ke-2 dan membaca doa sujud.
Tahiyat akhir dan membaca doa tahiyat akhir.
Gerakan salam.

Setelah jalankan tata langkah salat tahajud, disarankan untuk membaca doa dan zikir. Hal berikut disebutkan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا. وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

“Yā ayyuhallażīna āmanużkurullāha żikrang kaṡīrā. Wa sabbiḥụhu bukrataw wa aṣīlā.”

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang,” (QS Al-Ahzab: 41-42).

Sebenarnya, tidak ada bacaan doa khusus yang mampu dicontohkan. Tapi, membaca doa dan zikir apa pun disunahkan dengan tujuan memohon ampun dan berharap wejangan kepada Allah SWT.

Sebab, salat tahajud juga saat diijabahnya doa. Dilansir dari Rumaysho.com, dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ فِى اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Artinya: “Di malam hari terdapat suatu saat yang tidaklah seorang muslim memanjatkan doa terhadap Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan saat berikut melainkan Allah bakal memberikan apa yang ia minta.

Hal ini berlaku tiap-tiap malamnya,” (HR. Muslim no. 757).

Baca Juga: Tuntunan Salat Tarawih Lengkap: Niat, Doa, dan juga Urutan dan Tata Caranya

Selanjutnya, dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Rabb kami tabaroka wa ta’ala turun tiap-tiap malam ke langit dunia sampai tersisa sepertiga malam terakhir, selanjutnya Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku bakal memperkenankan doanya.

Siapa yang berharap pada-Ku, pasti bakal Kuberi. Dan siapa yang berharap ampun pada-Ku, pasti bakal Kuampuni,” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758).

Untuk itu terlalu disarankan untuk membaca doa sesudah salat. Dilansir dari Islam.nu.or.id, berikut doa yang mampu dibaca saat selesai salat Tahajud.

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

“Allâhumma rabbanâ lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta mâlikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna.

Leave a Comment