Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel beserta Contohnya

Rangkaian paralel adalah salah satu tipe rangkaian atau penyusunan komponen listrik yang saling membuka secara paralel.

Rumus rangkaian pararel adalah Tegangan V= V1=V2=V3, besar hambataan 1/R =1/R1 +1/R2 + 1/R3 dan arus yang mengalir I = I1 +I2 + I3.

Pada era yang moderen ini, listrik merupakan kebutuhan yang terlalu mutlak bagi kehidupan. Bahkan nyaris semua aktivitas manusia memerlukan sumber listrik sehingga seolah-olah listrik jadi roda gigi didalam kehidupan sehari-hari.

Akan tetapi, banyak dari orang-orang yang tetap belum menyadari kelistrikan lebih-lebih dasar-dasar kelistrikan jikalau rangkaian seri dan pararel.

Pengetahuan perihal rangkaian seri paralel merupakan perihal yang wajar digunakan bagi tiap tiap orang. Contoh penerapannya adalah disaat seseorang hendak menempatkan instalasi lampu pada rumahnya. Oleh sebab itu, pada artikel ini akan dibahas perihal rangkaian seri dan pararel merasa dari perbedaan, kelebihan dan kelemahan beserta semisal dari keduanya.

Pendahuluan rangkaian listrik paralel
Sebelum kami mengupas lebih lanjut perihal rangkaian seri dan pararel, kami wajib menyadari dasar-dasarnya lebih-lebih dahulu.

Rangkaian listrik merupakan kumpulan dari beberapa komponen listrik yang saling membuka dan terpasang pada tegangan. Berikut adalah beberapa komponen listrik beserta lambang yang kerap digunakan pada rangkaian :

Adapula lambang perihal parameter lain yang bernama arus listrik. Biasanya, arus listrik ditunjukkan dengan arah panah pada rangkaian dan lambang “I”

Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel
Seperti yang kami ketahui, rangkaian seri dan pararel punyai beragam perbedaan yang lumayan signifikan. Beberapa perbedaan berikut satu diantara lain:

Perbedaan Susunan Rangkaian
Hal yang dapat kami menyaksikan secara menyadari dari perbedaan ke dua rangkaian berikut adalah susunan dari komponen-komponen yang terpasang. Susunan berikut dapat dilihat dari percabangan kabel atau penempatan komponennya. Untuk lebih jelasnya berikut adalah penjabaran secara detailnya:

Baca juga: Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan (+ Gambar dan Penjelasan Lengkap)
Rangkaian Seri

“Pada rangkaian seri punyai susunan yang simpel sehingga susunan seri tidak punyai percabangan kabel satu diantara beban atau sumber tegangan yang terpasang.”

Rangkaian Paralel

“Pada rangkaian paralel punyai susunan yang kompleks dan terdapat percabangan kabel satu diantara beban atau tegangan yang terpasang.”

Perbedaan Komponen Rangkaian
Selain dari perbedaan susunan yang udah muncul jelas, kami dapat membedakan rangkaian seri dan pararel dari komponen yang digunakan. Meskipun jumlah beban atau hambatan dapat disesuaikan, namun terdapat perbedaan dari komponen satu diantara lain:

Rangkaian Seri

Pada rangkaian seri, komponennya lebih simpel yang terdiri dari sumber tegangan, kabel dan terhitung beban. Meskipun kadang rangkaian seri manfaatkan saklar, namun rangkaian seri cuma memerlukan satu saklar saja.

Rangkaian Paralel

Pada rangkaian paralel, komponen yang digunakan cenderung lebih banyak. Contohnya saja adalah kabel yang digunakan rangkaian pararel lebih panjang sebab rangkaian paralel punyai percabangan. Selain itu, rangkaian paralel biasanya manfaatkan saru saklar untuk satu beban saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.